Tampilkan postingan dengan label sosial. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sosial. Tampilkan semua postingan

16 Feb 2010

Antara Pemerintah Dan Orangtua...


Sesekali berdiskusi serius diluar masalah pribadi dengan suami memberikan warna tersendiri dalam kehidupan berumah tangga... Tidak selalu harus saling setuju, terkadang kami juga beradu argumen... :) Nah hari minggu lalu kami sempat membahas soal aturan dalam kehidupan sosial.. Kami anti pengekangan, tapi kami juga lebih anti hidup tanpa aturan... Habis berdiskusi ternyata si abang mengirimkan bahasan kami di email, berikut isi emailnya smoga bisa jadi bahan renungan sama-sama... 
Couldn't agree more... 
------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Menjadi pemerintah di sebuah negara seperti menjadi orangtua yang mempunyai sangat banyak keturunan. Angka natality yang lebih tinggi dari mortality menunjukkan keturunannya lebih banyak yang muda (bahkan bayi) daripada orang dewasa. Anak-anak yang telah dewasa terkadang sibuk dengan dunianya sendiri, dgn sedikit memberi masukan pada orangtua tntang banyak hal tapi sedikit waktu untuk menemani si kecil untuk tumbuh besar. Apakah si kecil harus belajar sndiri memegang api untuk tau panasnya, apakah harus teriris pisau untuk tau tajamnya. Disanalah tanggung jawab orangtua untuk memadamkan kompor dan menyimpan pisau di tempat yg aman, ataupun menutup pintu saat si kecil asik belajar merangkak dan meletakkan si kecil di box agar tidak digigit semut di lantai ataupun menabrak meja saat orangtua sibuk memasak..

Biarlah orangtua membuat berbagai aturan agar si anak dewasa tidak meletakkan pisau sembarangan, tidak membiarkan kompor menyala ataupun membiarkan pintu terbuka saat keluar rumah agar si kecil tidak memegang api ataupun pisau, dan
keluar dari pintu rumah sendiri tanpa ia mengerti apa yg ada di luar..

Dan biarlah aturan itu ada untuk menjaga si kecil si kecil berikutnya.. kecuali anak-anak yang dewasa punya waktu untuk ikut menjaga si kecil dari mulai si kecil terbangun sampai si kecil terlelap.. Bila tidak, biarlah orangtua yang menjaganya dengan aturan-aturan itu..

Anak-anak yg telah dewasa hendaknya ikut brperan memberi masukan dan mengingatkan apabila orangtua telah keluar dari batasan nilai yg merupakan jati diri keluarga itu dalam membuat aturan, tapi bukan berarti aturan itu dihilangkan karena masih banyak anak-anak yg butuh aturan untuk membatasi ruang gerak dalam ketidak atau kebelumtauannya..

Bukankah sebuah konsep rumah adalah tidak hanya tempat tinggal tapi juga prlindungan orang-orang di dalamnya dari bahaya luar yang terkadang tak diduga dan bahkan tak disadari.. Bukankah kebebasan setiap anak dalam sebuah keluarga dapat saling bersinggungan yang oleh karena itu dibuatlah aturan-aturan berdasarkan nilai-nilai yang merupakan jati diri agar suatu keluarga itu tetap bernillai.. Bila tidak, maka kita tidak hanya telah melupakan kakek nenek yang telah bersusah payah membuat dan membangun keluarga ini agar mempunyai nilai dan diakui jati dirinya tapi kita juga membuat keluarga ini seperti hutan belantara yg tanpa nilai dan tanpa aturan..

14 Feb 2010

Atas Nama Kebebasan Nge-Tweet

Saya termasuk orang yang merasakan manfaat dari Twitter. Saya bisa mendapatkan berita terbaru dari tweet* portal berita, kabar dari tweet selebritis, ilmu dari tweet para pakar, bahkan saya juga jadi tau dimana lokasi restoran paling enak hanya dengan bertanya lewat Twitter. Dengan batasan 140 karakter, pemilik akun Twitter bebas menuliskan apapun yg dia inginkan, begitupun orang lain juga bebas membaca dan menyerap apapun dari Twitter. Sayangnya kebebasan ini seringkali tidak diikuti dengan kedewasaan, menelan mentah2 info dari Twitter lalu menyebarkannya ke orang lain atau membuat topik yg sensitif adalah contohnya...

Yang paling baru adalah kehebohan di dunia Twitter sore kemarin (13/02/10). Berawal dari rumor tentang wacana fatwa haram MUI Sumsel terhadap aerobik, kemudian salah satu selebriti online @rezagunawan menulis "Tweeps, kita bermain topik baru yuk, "ayo tebak, menurut anda, hal apa berikut yg akan diharamkan MUI dan alasannya"#MUINextHaram". Langsung saja followernya yang jumlahnya ribuan itu ikut serta dalam topik #MUINextHaram. Beberapa selebriti seperti @deelestari dan @jokoanwar turut aktif berpartisipasi. Niat awalnya memang bercanda, tapi kemudian banyak isi tweet ini yang mengarah ke SARA. Dan yang paling menyedihkan, topik ini kemudian bertengger dengan anggunnya di dalam daftar trending topic**. Apakah saya bangga topik pembicaraan orang Indonesia masuk dalam jajaran topik yang paling banyak dibicarakan di ranah Twitter sedunia? TIDAK!! Apa yang bisa dibanggakan dari pembicaraan penuh lelucon tidak lucu dan mengarah ke SARA?

Yang lebih membuat saya sedih, partisipannya justru orang2 yang mengaku muslim!! Saya yakin, penganut agama apapun tidak akan terima jika agama dan organisasi agama mereka dijadikan lelucon apalagi oleh penganutnya sendiri! Lelucon sarcastic tidak akan pernah menjadi solusi, melainkan hanya membuat permasalahan jadi melebar...

Membaca isi Twitter dibawah topik #MUINextHaram membuat saya semakin sedih...
Sekarang coba kita bahas sisi tidak dewasa pengguna Twitter yg turut serta dalam #MUINextHaram menurut saya...

1. Tidak mengecek latar belakang berita
Wacana fatwa haram terhadap aerobik datang dari MUI Sumatera Selatan. Ini bentuknya masih wacana dan belum diputuskan oleh MUI pusat, sehingga kita juga tidak bisa menjudge dan mencemooh MUI secara keseluruhan. Bukankah menyebarkan berita yang salah bisa jadi fitnah?

2. Keluar dari konteks
Sering kali kita terlalu reaktif terhadap suatu masalah dan kemudian memperluas topik sehingga lari dari topik sebenarnya. Memprotes kebijakan tapi kemudian sibuk mengolok-ngolok si pembuat kebijakan, langsung menolak seluruh kebijakan padahal masalahnya hanya pada satu poin, membuat lelucon2 yang memancing masalah baru... Yang kita protes adalah poin "aerobik haram", mari fokus disitu... Cari tau apa dibalik itu, lalu berikan argumen & alternatif solusi kita tentang topik itu...

3. Latah karena pesohor
Karena topik ini datang dari seorang selebriti, kemudian orang banyak yg merasa keren dengan ikut2an tanpa menyaringnya terlebih dahulu... Ya ampun, pesohor juga manusia biasa... Apa yang mereka ucapkan tidak selalu benar dan keren, saringlah yang bermanfaat saja.. Masing-masing kita bertanggung jawab atas apa yang kita ucapkan & sebarkan meskipun itu cuma hasil mengutip ucapan orang lain...

Pada kasus lain, bertwitter juga memberikan efek permainan kata berantai. Apa yang diucapkan orang pertama bisa berbeda sampainya di orang terakhir... Contohnya: tweet si a"aktor ganteng meninggal karena over dosis, bener ga sih?", lalu si b retweet*** "hahhhhh,seriussss?!! aduh gw ngefans banget sama dia.....RT @a aktor ganteng meninggal karena over dosis, bener ga sih?", lalu si c ikut retweet "Beneran? Beritanya darimana? RT @b hahhhhh,seriussss?!! aduh gw ngefans banget sama dia......RT @a artis ganteng meninggal karena over dosis. Dan hilanglah kata "bener ga sih" di akhir kalimat... Pesan moralnya, selalu cek kalimat tweet kits sekalipun itu sebuah retweet.. :)

Tadi malam, tokoh online pak @nukman berkata "sekali dilepas pembuatnya, teks bukan menjadi miliknya, tapi milik publik dan terserah mrk membangun konteksnya". Itu poinnya!! Kita ga bisa mengatur pikiran orang lain, tapi kita bisa ngatur pikiran kita sendiri!! Sebelum melemparkan suatu isu berpikirlah terlebih dahulu.. Be wise...

Kita sering berkoar-koar atas nama kebebasan, sebenarnya kebebasan seperti apa yang kita inginkan? Kebebasan tanpa aturan? Saat seseorang menuntut kebebasan, maka ada kebebasan orang lain yang ia langgar. Seseorang bisa menuntut kebebasannya untuk merokok dimana saja, disaat yang sama dia telah melanggar kebebasan orang lain untuk menghirup udara segar. Seseorang bisa menuntut kebebasannya berpendapat semaunya, disaat yang sama ia melanggar kebebasan orang lain untuk dihargai. Selama kita hidup berinteraksi satu sama lain, maka disana akan selalu ada batasan...

Pengguna internet di Indonesia memang baru 10% dari total penduduk, tentu harapannya ada di pada kita yang aktif berinternet untuk bisa memberikan contoh pada masyarakat lainnya bagaimana berinternet dengan sehat....
Mumpung ini hari kasih sayang, yuk kita mulai nge-tweet dengan bebas namun tetap bertanggung jawab demi Indonesia yang lebih baik... ^^

*tweet: sebutan untuk postingan dalam Twitter
** trending topic: topik yang sedang hangat dibicarakan di dunia Twitter
*** retweet: mengulang isi tweet orang lain

8 Agu 2008

Duh ABG...

Aku & abang sedang berleha - leha ketika seseorang menelpon HP abang. Awalnya abang malas mengangkat telpon dari nomer yang tak dikenalnya. Tapi karena panggilannya dilakukan beberapa kali, lalu diangkatlah si hp tadi. Begitu diangkat dimatiin, trus ditelpon balik malah direject. 'Cieh... dari fans tuh...' godaku. Ga berapa lama masuklah sebuah sms dari nomer tadi...

"mAaf, q GaNg9u.. Q m0 mIntA NomErnya, C0z NomeR iNi t9l LahIr q... B0lEh yA, Da Ba9Eur..."

- kata2 diatas ga persis sama dengan yang sebenarnya, karena smsnya terlanjur diapus abang, jadi aku reka ulang...jelir -

Dari bahasanya aku yakin bgt pengirimnya masih ABG, di kalangan ABG lg ngetrend banget nulis sms disingkat - singkat dengan huruf gede-kecil diselang-seling... (Adek cowokku yg baru lulus SMA aja bahasanya kayak gini!). Yang pasti repot deh ngetik sms kayak gini, lebih repot lagi yang baca!!! Pembahasan 'bahasa tulisan ABG' ini pernah dibahas blog ratie.
Nah balik lagi ke sms tadi, kok si ABG ini PD banget ya minta nomer orang...
Apa dia ga mikir, mungkin aja kan yang punya nomer tuh bapak2 ato ibu2...
Ato juga orang yang bisa punya niat iseng untuk ngisengin dia... Mmmmm, ABG...merajuk

24 Mei 2008

Stop Membodohi Bangsa Ini!!!

Sabtu pagi dengerin radio swasta anak muda Bandung di mobil bareng nyokap, trus dengerin percakapan sepasang penyiar tentang bantuan asing. Kira-kira gini percakapannya :

ce : pemerintah jepang memberikan bantuan xx milyar pada indonesia
co : wah pemerintah jepang baik banget ya, mungkin karena dulu pernah ngejajah kta ya...
*keduanya tertawa*
ce : iya, bantuan ini diberikan dalam rangka sosialisasi dampak global warming
co : oooo gitu. emang baik banget ya mereka, gw jadi pengen sekolah di jepang
*dziggggggg*

Aduhhhhhh, sampe kapan sih kta mau dibodoh2in terus?!!!!
Bantuan Asing tuh UTANG!!!! Please deh, ga ada GRATISS di dunia ini!!!
Udah banyak tokoh nasional yang protes tentang penggunaan kalimat 'BANTUAN ASING' di media-media. Sejak zaman orde baru kta terlena dengan semua yang disebut Bantuan Asing, yang pada akhirnya malah jadi beban rakyat sampe sekarang.
Di salah satu acara kampus, Rizal Ramli pernah memaparkan tentang poin - poin perjanjian dibalik Bantuan Asing. Terkadang pihak asing tidak meminta untuk dikembalikan dalam bentuk uang, tapi mereka akan bermain pada poin-poin kebijakan yang tentunya akan menguntungkan mereka. Salah satunya poin yang bisa memberikan kemudahan bagi perusahaan asing dari negara mereka yang sedang atau akan beroperasi di indonesia.

Balik ke percakapan diatas. Penyiar radio tadi kan didenger sama jutaan orang di Bandung, trus kalo yang denger adalah orang2 yang ga ngerti kan gawat!!! Mereka lalu juga akan berkata 'Iya ya, orang asing tuh baek - baek udah mau bantuin negara kita'. Waduh!!!!!

Bantuan Asing ataupun BLT hanya semakin mengajarkan kita bermental PENGEMIS!!
Trus kapan kita bisa jadi bangsa yang mandiri?!!!!!

22 Mei 2008

SAMPAH!!

Ada satu hal yang menarik perhatianku diacara Seabad Kebangkitan Nasional kemarin, yaitu soal SAMPAH!! Ternyata kesadaran bangsa ini terhadap sampah masih amat sangat rendah, hiks...

Bertugas di sektor 14 yang diisi oleh Mahasiswa UI & Pelajar SMU, tetap saja sangat sulit untuk menyuruh mereka membuang sampah pada tempatnya. Diawal aku masih aktif naik turun tribun & mendatangi mereka yang makan untuk mengingatkan soal sampah (sebagian patuh untuk membawa sampah ke tempat yang disediakan, sebagian lagi manggut2 tapi tetep aja sampahnya dibuang sekenanya). Tapi menjelang acara dimulai yang artinya kursi penonton sudah benar2 penuh, sudah sulit untuk mengontrol mereka soal sampah....
Dan terbukti, begitu acara selesai.... Tidak ada space yang tersisa dari tumpukan sampah di tribun penonton... Ini baru ngurus Mahasiswa & Pelajar yang notabene terpelajar, apalagi yang pendidikannya rendah!!!!

Mmmm, seharusnya kta semua bisa belajar dari Atraksi TNI kemarin.... Buat yang nonton Pagelaran Seabad Kebangkitan Nasional tentu masih ingat dengan Atraksi TNI yang mempertontonkan kemampuan beladiri mereka. Waktu itu mereka menggunakan beragam alat untuk dipatahkan dimana kemudian serpihannya tersebar di seluruh lapangan. Aku sendiri waktu GR sempat berkomentar 'Waduh, susah nih ngebersihin lapangannya lagi'. Eh ternyata sebelum keluar dari lapangan, ada komando untuk jongkok dan mengambil sampah di sekitar setiap personil. Dan HAP!!! Semua sampah hilang!!!

Kalo setiap individu di negara ini mau mengurus sampahnya masing-masing saja... Tentu lingkungan yang bersih akan sangat mudah didapat tanpa harus bekerja dua kali lagi...
Lalu ada pameo 'Kalau semua orang udah sadar sampah, trus para pemulung & tukang sapu ga ada kerjaan lagi donk...' Aduh, please deh... Kalo semua orang udah sadar sampah, tukang sapu bisa ngerjain yang lebih maju lagi!!! Kayak yang pernah dikatakan sama bosku disini...
'Kalo soal sampah saja kita masih harus dikasih tahu, kapan kita bisa membahas hal yang lebih cerdas untuk maju?!!!'

23 Agu 2007

Pak Waras...

Bermula dari postingan tentang Pak Waras yang hadir di News Dot Com episode Minggu kemarin, aku jadi penasaran... Jadi kubukalah website resmi program TV tetangga ini :

WARAS DI TENGAH KETIDAKWARASAN
Di jaman yang mengalami dekadensi moral, korup, hanya memikirkan diri-sendiri, tiba-tiba kita disentakkan oleh seseorang manusia bernama Waras korban Lumpur Porong Sidoarjo, dengan hati nurani yang sangat jernih mengembalikan kelebihan uang yang sudah terlanjur ditransfer ke buku rekening banknya. Seusai ketentuan, Pak Waras seharusnya hanya mendapatkan ganti rugi tanah dan bangunan sebesar 286 juta rupiah. Namun pertengahan Juli lalu Pak Waras dikejutkan rekeningnya berisi uang 485 Juta Rupiah. (http://www.metrotvnews.com/newsdotcom/main.asp)

Subhanallah, ditengah - tengah negara yang carut marut ini masih ada seorang seperti Pak Waras...
Aku sendiri menyesal tidak menonton News Dot Com episode ini, bakal di re-run lagi ga ya...



18 Jul 2007

Nasionalisme

Rasanya udah lama banget rasa nasionalisme bangsa ini terkubur oleh berbagai macam masalah yang tak kunjung usai. Namun hari ini kembali kulihat semangat kebangsaan yang LUAR BIASA yang ditunjukkan oleh ratusan mungkin jutaan rakyat Indonesia. Dan rasa itu muncul karena SEPAKBOLA AFC 2007....

Dimulai dari pertandingan pertama AFC Grup D antara Indonesia VS Bahrain (2-1) di hari Selasa (10/07/07). Disini tim Indonesia bermain penuh semangat & pantang menyerah, didukung sorak sorai suporter yang tiada henti membuat Indonesia mampu menaklukan Bahrain. Kemenangan ini tentu menambah percaya diri tim Indonesia. Di pertandingan kedua di hari Minggu (14/07/07) Indonesia bermain melawan tim kuat Arab Saudi. Meski menderita kekalahan 1-2, semangat juang tim Indonesia selama 2x45 menit patut diacungi jempol!!

Dan hari ini adalah pertandingan yang paling menentukan bagi timnas Indonesia. Melawan Korea Selatan di Gelora Bung Karno, seluruh harapan rakyat Indonesia akan kejayaan Sepakbola Nasional tertumpah disana. Antrian untuk membeli tiket pertandingan terjadi sejak 2 hari yang lalu, atribut-atribut tim nasional habis dijual. Bahkan bos - bos di kantorku sudah bersiap untuk menonton secara langsung pertandingan hari ini. Sebelum pertandingan dimulai, Indonesia Raya dinyanyikan dengan syahdu oleh seluruh pemain dan suporter. Mmmmmm, sepertinya sudah lama sekali tak kurasakan suasana seperti ini...

Meski akhirnya harus kalah dari Korea Selatan (0-1), timnas Indonesia sudah menunjukkan performa terbaiknya di AFC 2007 ini. Dan yang pasti sepakbola telah berhasil menyatukan kita & membangunkan jiwa kebangsaan yang telah lama tidur...

Ternyata rasa nasionalisme itu masih ada...

7 Jul 2007

070707

Sebenarnya apa sih arti angka 070707?
Angka cantik? Angka keberuntungan?
Tapi yang pasti hampir semua orang setuju bahwa tanggal ini hanya ada satu kali & letaknya yang bertepatan di hari Sabtu memang membuat banyak pasangan memilih untuk menikah di hari ini...

Sepulang dari pernikahan Adit & Vina di Purwakarta tadi siang, jalanan cukup padat untuk kembali ke jakarta..
Mmm tidak seperti biasanya.....
Aku, dyta, neng & ojan pun berasumsi kemacetan disebabkan oleh orang2 yang mau pergi kondangan.
Nah ternyata, setelah kami mengamati mobil - mobil di sekitar....
Eng ing eeeeeeeng...Banyak orang - orang yang pake batik!!!!
Betul kan tebakan kita!!! hihihihihihi

Trus sampe kantor, Redaksi Sore menayangkan berita tentang para ibu yang memaksakan diri untuk melahirkan di hari ini... Weleh - weleh..... Segitu dahsyatnyakah kekuatan tanggal 070707?

Well, buat semua orang yang berbahagia di hari ini...
HAPPY 070707!!!!:D/

6 Feb 2007

Bersama anak - anak korban banjir

Sbenarnya sudah sejak minggu lalu aku ingin sekali terlibat dengan acara bakti sosial korban banjir, makanya waktu aku tau hari ini tim Jelang Siang mengadakan acara bakti sosial di Posko Banjir Pengadegan, langsung saja aku mengajukan diri untuk ikut bantu - bantu. Bakti Sosialnya sendiri lebih ditujukan untuk anak - anak di pengungsian, jadi disana kami mengajak mereka bermain, bernyanyi & lomba menggambar... Senang rasanya melihat raut wajah mereka yang polos... Smoga saja acara kami hari ini cukup menghibur mereka di tengah segala kesusahan...

24 Jan 2007

STOP!!!

STOP MEMPERLAKUKAN SAYA SEPERTI INI!!!

sejujurnya saya sudah muak!! saya capek!!
mungkin sudah saatnya saya belajar egois, belajar cuek & belajar tidak peduli!!

maaf, mungkin saya tidak akan lagi menjadi saya yang dulu yang penuh inisiatif...
maaf, mungkin saya tidak akan lagi menjadi saya yang dulu yang bersemangat...
maaf, maaf, maaf, maaf...

bukan, bukan berarti saya jadi malas...
bukan, bukan pula berarti saya meninggalkan tugas-tugas saya...
saya hanya akan melakukan apa yang diperintahkan, tidak yang lainnya...

saya tahu satu rintangan tidak boleh mematikan saya...
saya juga tahu satu cemoohan tidak akan menyulutkan langkah saya...
dan saya juga tahu kalau saya selalu punya hak untuk memilih...

jadi jalan inilah yang saya pilih...

7 Jan 2007

Tanya Kenapa?!!

Ada artikel menarik di Kompas kemaren, berikut kutipan paragrafnya yang cukup menyentil:
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Memblenya Manajemen Negara Ini...
"....Jika blunder simpang siur informasi mengenai nasib AdamAir dan kisruh katering jemaah haji belum cukup dianggap sebagai suatu skandal yang memalukan dan menampar muka pemerintah dan bangsa ini, serta dijadikan momentum untuk berubah dan berbenah, memang ada yang salah dengan bangsa ini..."
Oleh : Sri Hartati Samhadi
Kompas, Sabtu 6 Januari 2007, hal.33
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Indonesia selalu saja amburadul dalam hal manajemen, entah itu manajemen waktu, manajemen bencana, manajemen data & semua hal yang berhubungan dengan kata MANAJEMEN!!! Tanya Kenapa?!!!

3 Jan 2007

Tetipu!!!!

Ada - ada saja berita dari negeri ini. Kemarin kita dikejutkan oleh berita hilangnya pesawat Adam Air, dan hari ini semua stasiun TV berlomba - lomba menyajikan berita terbarunya tentang jatuhnya pesawat Adam Air dari pagi hingga sore. Semua berbicara tentang telah ditemukannya bangkai pesawat dengan 12 penumpang selamat, mulai dari Kepala Desa, Kapolres hingga Menteri Perhubungan unjuk bicara mengenai informasi ini. Namun ironisnya ternyata semua informasi itu BOHONG belaka... Negara yang aneh....
Tertipu..... (pake nada lagunya Nugie...)

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Tragedi AdamAir
Orang se-Indonesia Kena Tipu
Nurul Hidayati - detikcom

Kronologi "berita bohong" itu:

08:15 WIB
Lanud Hasanuddin c.q Kapten Mulyadi dan Danlanud Marsekal Utama Eddy Suyanto mengumumkan bangkai pesawat AdamAir ditemukan di Desa Ranguan, Kecamatan Matangnga, Kabupaten Polman, Sulbar. Informasi didapat dari masyarakat setempat yang telah menemukan pesawat dan jenazah. 12 Orang dinyatakan selamat. Sisanya diduga tewas. Tim SAR berangkat ke TKP bersama pejabat terkait dari Lanud Hasanuddin, Kapolda Sulsel hingga Bupati Polman.

09.15 WIB
Menhub Hatta Rajasa memastikan bahwa AdamAir telah ditemukan. Data sementara yang didapatnya 90 orang tewas dan 12 orang selamat.

11.45 WIB
Wartawan bergerak dari Makassar menuju Polman, lokasi jatuhnya AdamAir, lewat darat.

12.43 WIB
Danlanud Hasanuddin Marsekal Utama Eddy Suyanto menyatakan, 90 jenazah musibah AdamAir telah ditemukan, tapi 12 lainnya masih dicari, bukan selamat.

17:26 WIB
Wartawan yang sudah 30 km dari Desa Ranguan, menyatakan bahwa warga setempat belum melihat satu pun jenazah AdamAir yang dievakuasi.

18.00 WIB
KNKT menggelar jumpa pers dan menyatakan informasi yang didapatnya bahwa korban tewas ada 90 orang. Sayangnya, tim SAR tidak bisa bergerak mendekati Desa Ranguan karena hujan deras.

18:47 WIB
Dari Polman, wartawan menyatakan Tim SAR belum bergerak ke Desa Ranguan. Bukan karena hujan deras, tapi karena titik ordinat belum ditemukan. Heli berputar-putar terus, tidak juga menemukan bangkai AdamAir. Warga juga tidak pernah melihat ada pesawat jatuh. Beredar spekulasi bangkai AdamAir tidak berada di tempat itu.

18.50 WIB
AdamAir menggelar jumpa pers dan menyatakan kabar 90 tewas dan 12 selamat merupakan informasi masyarakat.

19.00 WIB
Menhub Hatta Rajasa dan Danlanud Hasanuddin menggelar jumpa pers di Lanud Hasanuddin, menyatakan bahwa AdamAir masih hilang. Lokasi jatuhnya pesawat di Ranguan adalah tidak benar. Nasib penumpang dan awak AdamAir masih gelap. Menhub dan Danlanud minta maaf. Menhub menyatakan, informasi awal didapat dari masyarakat setempat yang melapor ke pejabat di atasnya.

Informasi lainnya menyebutkan, "kabar bohong" itu tersebar dari masyarakat, didengar Dandim, lalu mampir ke Polres Polman, terbang ke Polwil Pare-pare, lalu hadir di tim SAR TNI AU. Lantas ke Kapolda, Pangdam, hingga Menhub dan tersebar di seluruh dunia.
detik.com, 2 Januari 2007

1 Jan 2007

13 Wajah Gerakan Syahwat Merdeka (Taufiq Ismail)

Ada 13 komponen dalam gerakan dengan seks sebagai jaringan pengikatnya ini:

PERTAMA, praktisi sehari-hari kehidupan pribadi dan kelompok dalam perilaku seks bebas hetero dan homo, terang-terangan dan sembunyi-sembunyi dan sebagian anti-pernikahan resmi.

KEDUA, penerbit majalah dan tabloid mesum, yang telah menikmati tiada perlunya SIUPP. Mereka menjual wajah dan kulit perempuan muda, lalu menawarkan jasa hubungan kelamin pada pembaca pria dan wanita lewat nomor telepon genggam.

KETIGA, produser, penulis skrip, dan pengiklan acara televisi syahwat. Seks siswa dengan guru, ayah dengan anak, siswa dengan siswa, siswa dengan pria paruh baya, siswa dengan pekerja seks komersial --ditayangkan pada jam prime time, kalau pemainnya terkenal. Setiap tayangan televisi, rata-rata 170 juta orang yang memirsa.

KEEMPAT, 4,200,000 (empat koma dua juta) situs porno dunia, 100,000 (seratus ribu) situs porno Indonesia di internet. Dengan empat kali klik di komputer, anatomi tubuh perempuan dan laki-laki, sekaligus cara berfungsinya, dapat diakses gratis, sama mudahnya dilakukan baik dari San Francisco, Timbuktu, Rotterdam, maupun Sidoarjo.

KELIMA, penulis, penerbit, dan propagandis buku syahwat 1/4 sastra dan 1/2 sastra. Di Malaysia, penulis yang mencabul-cabulkan karyanya penulis pria. Di Indonesia, penulis yang asyik dengan wilayah selangkang dan sekitarnya mayoritas penulis perempuan. Ada kritikus sastra Malaysia berkata: "Wah, Pak Taufiq, pengarang wanita Indonesia berani-berani. Kok, mereka tidak malu, ya?" Memang begitulah, RASA MALU ITU YANG SUDAH TERKIKIS, bukan saja pada penulis-penulis perempuan aliran s.m.s. (sastra mazhab selangkang) itu, melainkan juga pada banyak bagian dari bangsa.

KEENAM, penerbit dan pengedar komik cabul. Komik yang kebanyakan terbitan Jepang yang diterjemahkan itu tampak di kulit luar biasa saja, tapi di dalamnya banyak gambar hubungan badannya, misalnya (bukan main) antara siswa dan Bu Guru. Harganya Rp 2.000.

KETUJUH, produsen, pengganda, pembajak, pengecer, dan penonton VCD/DVD biru. Indonesia kini jadi surga besar pornografi paling murah di dunia. Angka resmi produksi dan bajakan 2 juta-20 juta keping setahun. Harga yang dulu Rp 30.000 sekeping, kini turun menjadi Rp 3.000. Luar biasa murah. Anak-anak SMA, SMP, bahkan SD kita bisa membelinya tanpa risi karena tak ada larangan peraturan pemerintah. Sesudah menonton, mereka ingin mencobakannya, dan akhirnya bisa terlibat prostitusi dan/atau aborsi.

KEDELAPAN, pabrikan dan konsumen alkohol. Minuman keras dari berbagai merek dengan mudah bisa diperoleh di pasaran. Kemasan botol kecil diproduksi, mudah masuk kantong celana, harga murah, dijual di kios tukang rokok di depan sekolah, remaja dengan bebas bisa membelinya. Di Amerika dan Eropa, batas umur larangan di bawah 18 tahun.

KESEMBILAN, produsen, pengedar, dan pengguna narkoba. Tingkat keterlibatan Indonesia bukan pada pengedar dan pengguna saja, bahkan kini sampai pada derajat produsen dunia. Enam juta anak muda Indonesia terperangkap dan ratusan ribu menjadi korbannya.

KESEPULUH, pabrikan, pengiklan, dan pengisap nikotin. Korban racun nikotin 57.000 orang per tahun, maknanya setiap hari 156 orang mati, atau setiap sembilan menit seorang pecandu rokok meninggal. Pemasukan pajak Rp 15 trilyun (1996), tapi ongkos pengobatan berbagai penyakit akibatnya Rp 30 trilyun.Mengapa alkohol, narkoba, dan nikotin termasuk dalam kategori kontributor arus syahwat merdeka ini? Karena sifat adiktifnya, kecanduannya, yang sangat mirip, begitu pula proses pembentukan ketiga adiksi tersebut dalam susunan saraf pusat manusia. Dalam masyarakat permisif, interaksi antara seks dan alkohol, narkoba dan nikotin, akrab sekali. Interaksi ini kemudian berlanjut dengan tindak kriminal berikutnya: pemerasan, perampokan, sampai ke titik puncaknya pembunuhan.

KESEBELAS, pengiklan perempuan dan laki-laki panggilan. Dalam masyarakat permisif, iklan semacam ini menjadi jembatan komunikasi yang diperlukan.

KEDUA BELAS, germo dan pelanggan prostitusi. Apabila hubungan syahwat suka-sama-suka yang gratis tidak tersedia, hubungan dalam bentuk perjanjian bayaran merupakan jalan keluarnya. Dalam hal ini, prostitusi berfungsi.

KETIGA BELAS, dokter dan dukun praktisi aborsi. Akibat kombinasi berbagai faktor di atas, kasus pemerkosaan dan kehamilan di luar pernikahan meningkat drastis.

Taufiq Ismail
Penyair, Budayawan
[Perspektif, Gatra No.7 Tahun XIII, hal 106]

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Gw suka baca tulisan2nya Pak Taufiq Ismail, setiap katanya punya arti yang dalam. Khusus untuk artikel yang ini, poin KELIMA jadi pusat perhatian gw dimana ada kalimat : 'Di Indonesia, penulis yang asyik dengan wilayah selangkang dan sekitarnya mayoritas penulis perempuan' Wow!!! Gw setuju dengan kalimat ini, beberapa kali gw baca novel penulis perempuan Indonesia, gw ngerasa jengah!! Entah kenapa rasanya penggambaran seks yang ditulis penulis perempuan disini lebih vulgar (seronok) daripada penulis cowok...

Mmmm, kok rasanya kaum perempuan sekarang ini justru 'terlecehkan' oleh kaumnya sendiri ya...

9 Des 2006

Kepekaan...

Sekali lagi diriku jadi 'pengawal' bos2 yang mau persentasi di Universitas Moestopo Beragama. Bareng mbak Yulli HRD & mas - mas GS plus Achie RCD, aku berangkat dari kantor jam 8 pagi. Masuk ke komplek kampus membuatku sedikit kangen sama suasana kampusku di Bandung... (sentimentil MODE ON) :

Di kampus ini, para bos menyampaikan persentasi tentang TRANSCORP. Mulai dari Bu Susi (Direktur Keuangan TV7, Mas Gatot (KaDept News Bulletin) & Pak Noko (Direktur HRD)... Yang seru waktu sesi tanya jawab, ada yang nanya 'Kok berita di news sering diulang - ulang sih?' atau 'Kenapa banyak program Trans TV yang dipindah ke TV7?'. Wah ternyata mereka penonton setia TRANS TV ya? Buktinya sampe merhatiin acara - acaranya... hehehehe

Nah pas pulang ada hal yang sedikit mengganggu pikiranku..
Ceritanya selesai acara, kami rombongan TRANS TV ditraktir makan di rumah makan SEDERHANA depan kampus Universitas Moestopo Beragama. Yang aku heran, driver kok ga diajak ya? (biasanya kalo aku pergi ama anak News, driver pasti diajak makan) Atau mungkin mereka udah dikasih uang makan sama Mbak Yulli ya? Entahlah...
Selesai makan, aku mendengar Khotbah Jumat sudah mulai. Tentu saja sesampainya di mobil aku tanya Pak Driver yang sedang tidur, apa beliau hendak sholat Jumat. Si bapak balik bertanya apa Jumatannya sudah selesai dan apakah kami masih lama. Tak berapa lama Aku & Achie disuruh pindah mobil untuk langsung ke kantor, kamipun langsung pulang dengan mobil TRANS TV lainnya bersama Mbak & Bapak HRD (nama dirahasiakan he2x). Disini kembali aku bertanya - tanya dalam hati, mengapa orang - orang dari HRD ini tidak menawarkan sang driver untuk Shalat Jumat? Entahlah...

Kini aku semakin memahami pentingnya arti 'kepekaan' yang slalu diajarkan mama tercinta di masa kecil dulu...
I Love You Mom... :x

7 Des 2006

Perempuan...

Siang ini Da Buyung, produser Live Report di kantorku bertanya 'Kenapa ya, blakangan isu yang berkembang di masyarakat selalu tentang perempuan? Kemaren Maria Eva, sekarang tentang Teh Ninih' Karena tak tau harus jawab apa, akupun hanya tersenyum mendengar pertanyaannya...
Mmmmm, ada apa dengan perempuan? @};-

15 Nov 2006

......... (speechless)

Baru saja aku chatting lewat YM dengan seorang teman semasa kuliah malam ini...
.............
[20:02] t : eh rika...
[20:02] t : makasih atas info spatunya yang dulu itu
[20:03] t : yang jatah dari IOM
[20:03] t : sampe skarang kalo make spatunya jd inget rika
.............

seketika ingatanku terbang ke beberapa tahun lalu...
mamaku bertanya apa ada temanku yang butuh sepatu, karena ada informasi kalo IOM (Ikatan Orangtua Mahasiswa) sedang ada program membagikan sepatu untuk mahasiswa yang membutuhkan.
waktu itu agak bingung mau ngasih tau siapa, lalu kuputuskan memforward SMS ke beberapa teman yang aku tau mereka kuliah dengan penuh perjuangan (di kampusku banyak teman yang datang hanya dengan modal kepintaran & keinginan yang kuat, uang? ga ada yang bisa diandalin selain cari beasiswa & kerja di luar jam kuliah, dan aku selalu kagum pada mereka!). Salah satu yang kukirimkan sms itu ya t...

sungguh aku ga nyangka kalo info itu ternyata berarti untuknya...
yah,terkadang sesuatu yang sepele bagi kita adalah hal yang sangat besar bagi orang lain...

terima kasih ya Allah, hari ini Kau ajarkan 1 lagi pelajaran tentang hidup untukku....

7 Okt 2006

Indahnya sore ini...

Sore ini gw pulang ke Bandung pake travel Baraya jam 5 sore dijemput di halte Restu...
Jam 5 teng gw jalan dengan terburu - buru dari kantor ke halte Restu, disana udah ada Oki (oseanografi'2000) & temen kantornya. Trus ada Pak Rully & Mas Opik TRANS, juga mas dari SIEMENS (gw lupa namanya ;p) 3 orang terakhir emang udah pernah juga nunggu bareng gw (kayaknya perlu dibikin komunitas Pengguna Baraya Travel di Halte Restu deh!!! hehehe)

Ternyata jam segini jalanan macet berat, alhasil mobil ELF biru Baraya baru nongol jam 5:45!! 'Ini sih baru masuk mobil langsung buka puasa' celetuk oki. Bener aja, mobil masih diatas jembatan layang depan Surveyor Indonesia saat adzan berkumandang... Nah disini gw mulai merasakan makna pengalaman gw hari ini...

Dimulai dari mas di sebelah kanan gw yang ngasih tau kalo udah adzan, trus mas yang sebelah kiri nerima telepon yang kasih kabar udah adzan. Langsung aja ransum (aqua & inaco) dari Baraya dioper kebelakang. Mmmm nikmat... Ga berapa lama mas yang di kanan nawarin kuenya trus mas yang kiri menawarkan gorengan, tawaran keduanya kujawab dengan 'terima kasih'. Terakhir oki menepuk pundakku dari belakang sambil memberikan sebungkus tango... Gw jadi ga enak karena ga bawa apa2!! ;p
Deretan depan gw yang terdiri dari 2 cewek & 1 cowok juga heboh ngobrol dambil berbagi bukaan, padahal mereka juga baru kenal disini lho... (ps: salah satu cewek di deretan depan ternyata anak IF 200, pantesan dari tadi perasaan wajahnya familiar! udah setengah jalan baru gw berani nyapa, akhirnya hebohlah kta ngobrol!!)

Subhanallah....
Entah kenapa suasana ini membuat gw sangat bersyukur bertemu dengan orang - orang yang ramah & akrab. Tiba - tiba saja terlintas di pikirank gw 'kalo gw di luar negeri suasana kayak gini pasti susah ditemui...' Yah setidaknya ini jadi satu poin yang bisa gw banggain sebagai WNI! hehehe

Bagi sebagian orang, cerita diatas mungkin biasa aja.... Dan mungkin juga suasana ini juga bukan yang pertama kali untuk gw.... Tapi jadi terasa berbeda disaat hati ini sedang tenang & pikiran bersih...
Mmmm, just open ur heart & mind, and u'll find Allah greatness...
Alhamdulillah....

Ya Allah, jadikanlah aku umatmu yang selalu bersyukur...

19 Sep 2006

Warga Negara Indonesia VS Bangsa Indonesia

Perdebatan tentang 'KEBANGGAN SEBAGAI BANGSA INDONESIA' di milis oseanografi, memancing gw untuk urun pendapat. Terlebih lagi karena adanya tulisan seorang teman yang menganggap dirinya 'MANTAN BANGSA INDONESIA' hanya karena dia mau berangkat ke Jepang bulan depan... Emangnya ada ya istilah "MANTAN BANGSA?"

Setau gw, yang namanya status kebangsaan seseorang ga akan lepas sampe mati!!
Kta bisa bilang 'GW MANTAN WARGA INDONESIA' tapi kita ga bisa bilang ' GW MANTAN BANGSA INDONESIA'.
Mau ke ujung duniapun kta pergi atau berapa kalipun kta pindah kewarganegaraan, kta tetaplah keturunan BANGSA INDONESIA!!!!
(analoginya, lo bisa punya MANTAN ISTRI, tapi lo ga bisa punya MANTAN IBU)
Saat kta berbicara WARGA NEGARA kta akan berbicara tentang STATUS HUKUM, tapi saat kta berbicara BANGSA kta akan berbicara tentang ASAL USUL kta....

Terlepas dari segala keburukan bangsa ini, bukankah tugas kta generasi muda untuk memperbaikinya?!
Ok, mungkin terlalu muluk2 untuk memperbaiki negeri ini sendirian, tapi bukan berarti ga mungkin kan?!!
Daripada sibuk mikirin gimana merubah orang lain, kenapa kta ga berpikir untuk memperbaiki diri sendiri?
Pertanyaannya, jika semua anak muda memiliki antipati yang amat sangat akan bangsa ini, apakah kemudian keadaan bangsa ini akan menjadi lebih baik?!!

Udah deh, ngomongin topik ini ga bakal ada habisnya...
Gw cuma berharap temen gw yang akan berangkat ke Jepang tadi bisa mencapai smua impiannya disana...
Dan semoga suatu hari dia mengingat, bahwa sgala 'kepintaran' dan 'kehebatan' yang ada padanya tak terlepas dari dukungan & kondisi bangsa ini sejak dia lahir hingga kini....


Sebobrok apapun bangsa ini, Indonesia tetaplah tanah air gw!!!

5 Jul 2006

Commitment

you're not obligated to win
but you're obligated to keep trying the best you can everyday

Kalimat diatas gw baca di kalender yang 'nongkrong' di salah satu meja teller Bank Mega saat gw antri siang ini...

Mmmm...
Entah kenapa kayaknya kalimat ini ngena banget sama gw...
Hampir setiap hari atau bahkan detik kita 'menuntut' diri kita untuk jadi PEMENANG
Bahkan sebuah pujian saja bisa bikin kita merasa udah jadi PEMENANG!!!
Padahal perasaan kayak gini malah bikin kita capek!!
Ga ada yang muji, ngerasa diabaiin! Di kritik, ngerasa dilecehin!
Bahkan saat kita sadar akan suatu kesalahan yang tidak disengaja, bikin kita ngerasa jadi orang paling tolol sedunia!!! Stress ga sich?!!

Do the best you can do!!
Lakuin aja semua kerjaan dengan sebaik - baiknya yang kita bisa, tanpa harus ada embel2 'nanti gw dapet imbalan apa nih?' atau 'gw bakal dipuji ga ya?'
Lakuin aja yang kita bisa!! Setidaknya saat kita sudah ngelakuin yang terbaik, ga bakalan ada penyesalan di kemudian hari... Mau dipuji kek, mau dicela kek, so what!! We've already done our best, haven't we?!!!
Dalam bahasa sederhananya IKHLAS....

Gw jadi inget kata orang dulu...
Pujian terkadang bikin kita terlena, malah bikin kita ga maju karena ngerasa udah HEBAT!!
Sebaliknya mau menerima kritikan malah bikin kita jadi orang yang lebih baik dari hari ke hari...

Semuanya memang balik lagi sama COMMITMENT yang kita bikin sama diri kita sendiri...
Mau jadi orang yang seperti apa sih? Trus untuk mencapai itu apa yang sih yang harus kita lakuin?
Dan mulai hari ini menjadi COMMITMENT gw untuk ngelakuin yang terbaik yang gw bisa dimanapun gw berada... Insya Allah...